ini apa

August 21, 2015

Sosial media bukanlah tempat untuk kita curhat. Aku rasa aku tau itu, maka sebisa mungkin aku menghindarinya.

Apa apa yang aku tulis tak selalu apa yang sedang terjadi. Aku menyimpan beberapa draft untuk diposting, bisa jadi aku post tentang kebahagiaan saat aku sedang sedih, ataupun sebaliknya.

Aku ingin lari. Menjauh, sejauh yang aku mampu. Pergi dari perasaan yang begitu membingungkan. Kebingungan yang kita sendiri yang membuatnya.

Kalau cinta itu kebahagiaan, kenapa kita tersiksa dengan segala rasa yang menjadi pelengkapnya? Cemburu, gelisah, resah, dan terabaikan.

Manusia seringkali bingung oleh kebingungannya sendiri.

Seperti inilah, wanita, makhluk kepastian. Tak ingin di-PHP, namun memilih menjalani hubungan tak berkejelasan.

Aku jadi terkesan mendesak, memaksa seseorang yang sedang bingung apakah dia mencintaiku atau tidak untuk menikahiku. Ya, menikah. Membuat pasti semua ketidakpastian. Memperjelas semua ketidakjelasan.

Sekali lagi, tak perlu mencari kesimpulan dalam tulisan ini, karena aku tak menuliskannya.

No comments:

Post a Comment

 

Den's Visitor

Most Reading