Melambung tinggi
sakit yang dupadu oleh kesenangan
Menggorekan satu coretan dalam hati
Spiral, dinamis, mengkerut, menciut
Tak dapat dibayangkan bentuknya
Yang kutahu ini terasa sakit
juga terasa menyenangkan
Ketenangan menghampiri tatkala melihatmu
Merengkuh tubuh, menyengat hati
merajut perasaan menjadi keindahan
yang tak nampak dibenak
namun teryakini dalam hati
Kesenangan kesakitan, keinginan, kegundahan
semua bercampur aduk menjadi satu rasa
Meski kutahu aku tak yakin akan perasaan ini,
namun apadayaku tak banyak yang dapat kuperbuat
Menatap melirik mencuri pandangan
Ya.. hanya sebatas itu..
Tak berani? Bukan
Sadarku yang membuat begini
Ketidakpercayaan penyebabnya
Andai aku lebih percaya diri
Kan kugapai bintang yang paling terang dimataku
Kan ku tarik benang dan kujaring bintang
serta kusatukan dengan hatiku
Lalu kuterbangkan kembali ke langit
agar tetap bersinar dilangit malam
Berjalan bebas
tanpa menghiraukan rasi bersajak
Jauh keujung horizon
benderang bersama hingga sinarnya telah habis masa
Andai aku dapat mengatakan ...
... aku mencintaimu
written by fharashi
.... Maafkan
November 23, 2014
Sendiri sunyi
Keterbatasan diri menyapu bersih keinginan hati yang ramai
menengadah mencari-cari
kesenangan ketenangan dalam keramaian
bukan kegaduhan dalam kesunyian,
kesendirian tanpa ujung
memudarkan diri dalam keramaian
Perjuangan sudah dilakukan,
namun keanehan diri menjadi penyebabnya,
direndahkan, dikucilkan, dipermalukan
menjadi penonggak diri dalam ketertinggalan,
menjauh dari keramaian publik dan menjadi
kesendirian dalam diam
meski keramaian menghampiri
hanya diam yang mampu bicara, tak dihiraukan
Bahagia hanya didalam angan-angan
bahagia adalah harta terbesar
namun apadaya hanya kekurangan yang ada
dalam dekap diri dinginpun tak terasa
karena sudah menjadi makanan sehari-hari
Semakin diam dia maka semakin sendirilah dirinya
Teriak
hal yang sangat diinginkan,
namun tetap saja tak bisa
Doa-lah jalan satu-satunya
sebagai penenang hati
Maaf Aku telah mengganggu kehidupanmu...
Written by fharashi
Keterbatasan diri menyapu bersih keinginan hati yang ramai
menengadah mencari-cari
kesenangan ketenangan dalam keramaian
bukan kegaduhan dalam kesunyian,
kesendirian tanpa ujung
memudarkan diri dalam keramaian
Perjuangan sudah dilakukan,
namun keanehan diri menjadi penyebabnya,
direndahkan, dikucilkan, dipermalukan
menjadi penonggak diri dalam ketertinggalan,
menjauh dari keramaian publik dan menjadi
kesendirian dalam diam
meski keramaian menghampiri
hanya diam yang mampu bicara, tak dihiraukan
Bahagia hanya didalam angan-angan
bahagia adalah harta terbesar
namun apadaya hanya kekurangan yang ada
dalam dekap diri dinginpun tak terasa
karena sudah menjadi makanan sehari-hari
Semakin diam dia maka semakin sendirilah dirinya
Teriak
hal yang sangat diinginkan,
namun tetap saja tak bisa
Doa-lah jalan satu-satunya
sebagai penenang hati
Maaf Aku telah mengganggu kehidupanmu...
Written by fharashi
Romantika, Masalah dan Tiga
November 14, 2014
Judul apa ini?
aku baru ssaja menemukannya dua detik sebelum mengetiknya dan menjadikannya sebagai judul
entah apa yang akan kutulis disini
aku hanya ingin bercerita, ya, sedikit bercerita
tentang Aku, romantisme dan masalah
Adalah Aku yang sangat menintai Cinta, sangat menghargai cinta dan bersungguh-sungguh melakukan apapun untuk cinta
adalah Aku yang menginginkan cinta yang penuh keromantisan
berada dipinggir pantai dengan langit nya yang jingga
menghirup wanginya mawar dengan warna menggoda
menatap orang yang dikasihi penuh ketulusan
dan merasakan ketenangan menjadi yang utama dan satu-satunya
Bukankah itu sangat romantis?
Kita tau..
ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri sakitnya
satu hal yang sulit disembuhkan lukanya
satu hal yang sangat mengerikan membayangkannya
satu hal itu aku pernah mengalami
ia adalah : tiga
Ya, satu itu adalah tiga
menghancurkan semua imajinasi romantis ala Fatimah Azzahra dengan Ali
menghancurkan harapan romantis Cinderella dengan Pangeran
Karena tiga yang satu itu, hancur sejuta!
Karena tiga, hampa!
Harapan romantika cinta telah diambil tiga
Kini
Hanya Aku, Romantika dan Masalah
Tanpa kamu, tanpa tiga
aku baru ssaja menemukannya dua detik sebelum mengetiknya dan menjadikannya sebagai judul
entah apa yang akan kutulis disini
aku hanya ingin bercerita, ya, sedikit bercerita
tentang Aku, romantisme dan masalah
Adalah Aku yang sangat menintai Cinta, sangat menghargai cinta dan bersungguh-sungguh melakukan apapun untuk cinta
adalah Aku yang menginginkan cinta yang penuh keromantisan
berada dipinggir pantai dengan langit nya yang jingga
menghirup wanginya mawar dengan warna menggoda
menatap orang yang dikasihi penuh ketulusan
dan merasakan ketenangan menjadi yang utama dan satu-satunya
Bukankah itu sangat romantis?
Kita tau..
ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri sakitnya
satu hal yang sulit disembuhkan lukanya
satu hal yang sangat mengerikan membayangkannya
satu hal itu aku pernah mengalami
ia adalah : tiga
Ya, satu itu adalah tiga
menghancurkan semua imajinasi romantis ala Fatimah Azzahra dengan Ali
menghancurkan harapan romantis Cinderella dengan Pangeran
Karena tiga yang satu itu, hancur sejuta!
Karena tiga, hampa!
Harapan romantika cinta telah diambil tiga
Kini
Hanya Aku, Romantika dan Masalah
Tanpa kamu, tanpa tiga
Untukmu..
November 13, 2014
“udah makan ? lagi apa sekarang?”
Pertanyaan pembuka yang sederhana namun selalu behasil membuat sepenuh hati bergetar mendengarnya. Aku tau pertanyaan ini bukan pertanyaan utama, bukan ini yang ingin ditanyakan sesungguhnya. Dan aku tau, engkau tak mampu mengungkapkan apa yang engkau rasakan, kita tidak terbiasa ekspresifkan ungkapan perasaan dengan mengatakan "aku rindu" atau "aku sayang kamu". Hal yang mainstream untuk mereka, adalah hal yang antimainstream untuk kita. Mungkin malu, atau geli mendengar dan mengucapkan kalimat itu.
Kita begitu romantis. Romantis yang suilt dijelaskan. Bahkan lebih romantis dari apapun yang terucap itu. Perhatian diam-diam, cinta diam-diam, doa diam-diam, dan semuanya yang diam-diam itu membuat sayangku semakin besar, seperti pohon menggunakan pupuk paling unggul didunia.
Engkau tahu? aku sangat sulit menjelaskan tentang kita karena begitu dalamnya sayang ini tertanam
Engkau tahu? aku mengerang kesakitan setiap waktu disiksa oleh jarak yang memisahkan
Engkau tahu? aku meringkuk ketakutan, aku sangat takut waktu merenggut engkau dariku, ataupun sebaliknya
Engkau tahu? airmataku sering mengalir begitu saja hanya dengan mengingat engkau sedang menangis berdoa untukku
dan tahukah, aku berharap kita akan pergi berdua saja, ketempat terindah yang engkau impikan, ya, berdua saja, hanya engkau dan aku
Ibu..
Tangis sakit ini
semoga dapat menguatkan langkah gadis kecilmu ini
tangis sakit ini
semoga menjadi penghilang dahaga akan harapan-harapan yang tergantung dilangit
dan setiap tetes tangisku
akan kusulap menjadi tetes tangis bahagiamu
Subscribe to:
Comments (Atom)

