Ini adalah waktu yang aku sulit bagaimana menerjemahkannya. Aku melihat hal yang tak terlihat, merasakan hal yang tak berasa, mendengar hampa.
Pembaca, kalian akan dibuat bingung oleh kebingunganku. Kalian tak akan menemukan penemuan apapun. Tak ada mention disini, aku hanya ingin tuliskan apa kata yang terlintas beberapa mili-detik sebelum aku mengetiknya.
Aku sedang mencari jawaban untuk sebuah pertanyaan "merindukah ini?"
Aku hanya ingin menikmati setiap sakit yang rinduku buat, indah rasanya, ia menyiksaku yang tak pernah merasa tersiksa. Rindu selalu saja membingungkanku tanpa jawaban dari pertanyaan "bagaimana bisa?"
Apa kau mulai tak mengerti kemana tulisan ini bermuara?
Ya, itulah rinduku
Aku merasakann meski ia tak terlihat, bukan berarti ia tak ada
Dalam kehidupan ini memang banyak hal yang tak terlihat, bukan?
tahukah?
aku sampai kehabisan akal untuk menjelaskannya
bingung untuk menganalogikan kebingunganku
tak ada perumpamaan yang bisa mengumpamakan
tentang rindu
rindu ini ada
aku pemiliknya
tapi
tak ada tujuannya
apakah ada aliran sungai tak bermuara?
tidak ada?
maka bukan itu perumpamaan rinduku
apakah ada ruangan tak berudara didalamnya?
tidak ada?
bukan itu rinduku
Jika kalian tak mengerti semua penjelasan ini
Ya, itulah rinduku
Bila bulan bicara
Bulan sabit
yang jatuh dipelataran
bintang reedup tanpa cahaya gemintang
langkah tanpa arah, hilang dijalan yang terang
aku yang terlena dibuai pelukan dosa
Merindu yang tak merindu
Mengenang yang telah hilang
Mencinta yang tak lagi ada
dan
Menyesali semua kenangan indah
Janji mu tertunaikan
Dirimulah lelaki paling tepat janji
Ingatkan kau akan janji itu?
Janji untuk mengubah setiap jengkal bahagia
menjadi luka dan derai air mata?
Kemarilah, Sayang
Saksikanlah aku luka
Saksikanlah
Aku yang lemah ini
sedang mengingat mu
ataupun sedang mencoba lupakanmu
aku lemah dan menangis
yang jatuh dipelataran
bintang reedup tanpa cahaya gemintang
langkah tanpa arah, hilang dijalan yang terang
aku yang terlena dibuai pelukan dosa
Merindu yang tak merindu
Mengenang yang telah hilang
Mencinta yang tak lagi ada
dan
Menyesali semua kenangan indah
Janji mu tertunaikan
Dirimulah lelaki paling tepat janji
Ingatkan kau akan janji itu?
Janji untuk mengubah setiap jengkal bahagia
menjadi luka dan derai air mata?
Kemarilah, Sayang
Saksikanlah aku luka
Saksikanlah
Aku yang lemah ini
sedang mengingat mu
ataupun sedang mencoba lupakanmu
aku lemah dan menangis
Cantikku
March 28, 2015
Hei cantik
Matamu merah
Kantung matamu sembab
Dan.. Wajahmu pucat
Kenapa?
Ada apa denganmu, cantikku?
Kamu seperti sedang sedih
dirimu seperti sedang sakit
ataukah sedang ada masalah?
Hei,
Semangat apa ini?
Semangat apa yang kau tularkan padaku?
Aku merasa aku tak bisa berhenti
Aku tak bisa izinkan tubuh ku berdiam
Menatap dirimu dalam cerminku
Aku melihat sesuatu : KEMENANGAN
Yah! Kemenangan yang luarbiasa
aku melihat kemenangan yang berada ditengah danau
danau yang penuh kesulitan
aku sadar apa ini
aku sadar kenapa diriku tak izinkan diriku berhenti
Dan untuk semua mimpi
Aku percaya
Malaikat sudah sampaikan mimpiku pada Illahi
untuk kelak menjadi cerita inspirasi
Matamu merah
Kantung matamu sembab
Dan.. Wajahmu pucat
Kenapa?
Ada apa denganmu, cantikku?
Kamu seperti sedang sedih
dirimu seperti sedang sakit
ataukah sedang ada masalah?
Hei,
Semangat apa ini?
Semangat apa yang kau tularkan padaku?
Aku merasa aku tak bisa berhenti
Aku tak bisa izinkan tubuh ku berdiam
Menatap dirimu dalam cerminku
Aku melihat sesuatu : KEMENANGAN
Yah! Kemenangan yang luarbiasa
aku melihat kemenangan yang berada ditengah danau
danau yang penuh kesulitan
aku sadar apa ini
aku sadar kenapa diriku tak izinkan diriku berhenti
Dan untuk semua mimpi
Aku percaya
Malaikat sudah sampaikan mimpiku pada Illahi
untuk kelak menjadi cerita inspirasi
Subscribe to:
Comments (Atom)
