malam ini,
izinkan aku tanpa lelah
memandangi wajahmu
tak ingin aku terlelap
walau sekejap
selamat malam , ibuku
selamat malam wajahmu yang lelah
wajah teduh yang sedang terlelap pulas
beristirahat dari kepenatan dunia
wajah yang kini penuh kerut karena
memikirkan banyak hal untuk anak-anak mu
wajah yang selalu kuingat dalam
renungan rindu padamu
apakah istirahat ini cukup untukmu?
apakah istirahat ini mampu hilangkan
lelah jerihmu?
apakah kau benar-benar terlelap?
atau hanya pejamkan mata sembari memikirkan
kami, anak-anakmu ?
ibu..
jauh ku cari ilmu
jauh darimu
semakin sedikit waktu yang kumiliki
untuk menjaga dan merawatmu
maafkan aku, maafkan anak-anakmu
ibu..
sakit sekali yang aku rasa
saat akan mengakhiri liburanku
mulai mengemasi barang, membawa tas besar,
dan melihatmu menangis (lagi)
ibu..
kali ini kumohon
lekaslah sembuh, kita akan kesana
ke masjid nabawi, foto di ka’bah, dan
tentu, aku akan menjagamu
kita berfoto dengan tongkat foto ku..
kita .. aku berjanji , ibu
Kebahagiaan seperti apalagi yang harus kuminta? Aku telah memiliki semua yang bahkan belum pernah aku membayangkannya.
_DKS_

