Ada Cinta : Sepotong Kepala Ikan

March 29, 2014



Alkisah, disebuah pesta emas peringatan 50 tahun sepasang kakek dan nenek yang dikenal sangat rukun nan romantis.

Dimeja makan, teredia hidangan ikan yang merupakan makanan kegemaran mereka berdua. Kakek melayani nenek dengan mengambilkannya kepala ikan, kemudian mengambil sisa ikan tersebut untuk dirinya.

Nenek terdengar berbisik "Sayang, kita telah menikah 50 tahun, dan selama ini aku begitu mencintaimu. Namun terus terang, aku kecewa, mengapa kau selalu hanya memberiku kepala ikan saja? bahkan sampai hari ini?. Tahukah engkau bahwa sesungguhnya aku sangat tidak suka makan kepala ikan? Selama 50 tahun ini aku selalu memberikan bagian daging terbaik untukmu dan hanya menyantap kepala ikan yang tidak enak ini. Engkau sungguh tidak memahamiku. Aku tidak tahan lagi untuk engungkapkan hal ini".

Sang kakek terkejut dan hatinya sedih mendengarkannya. Akhirnya, sang kakek pun menjawab "Isteriku Sayang, saat engkau memutuskan menikah denganku, aku betekad untuk selalu membahagiakanmu dan memberikan yang terbaik untukmu. Sejujurnya, hidangan kepala ikan ini adalah hidangan kesukaanku sejak kecil. Namun, aku selalu menyisihkan hidangan kepala ikan ini untukmu, karena aku ingin memberikan yang terbaik bagimu. Aku minta maaf, Sayang".

Mendengar hal tersebut, Sang nenek pun menangis terharu.

Kadang, hanya karena masalah sepele, hubungan bisa kandas. Kualitas hubungan bergantung pasa seberapa jauh kita mengenali orang lain, seberapa besar kita memahami dan memakluminya. Butuh kelapangan dada dan kebesaran jiwa.


Aku tak pernah berdoa untuk selalu muda, karena aku ingin menua bersamamu
- @DeniaDKS -

No comments:

Post a Comment

 

Den's Visitor

Most Reading