Hei dirimu sahabatku, apa kabarnya hari ini?
Aku berharap dirimu selalu dalam lindungan dan jalan-Nya, amin
Sahabat, maafkan Aku jika aku sudah mulai aneh, maafkan jika dirimu merasa aku mulai berjarak. Sesungguhnya aku tak pernah mencoba mencipta jarak, tapi memang ada batas diantara kita, batas yang kupikir, semakin kita tumbuh dewasa, batas itu semakin jelas, bukan batas pemisah, tapi batas penjaga.
Sahabat, maafkan jika mungkin aku akan jarang telpon berjam-jam, maafkan tak ada lagi cacian atau cerewetnya aku di hari-hari mu sahabat. Semua yang aku ingin sampaikan padamu, akan kusampaikan melalui tulisan-tulisanku, yang jika ada yang ingin kusampaikan, maka aku akan menulis pesan persahabatan disini, untukmu, sahabatku. Untuk itu, sesekali jika dirimu ingin mengunjungiku, kunjungilah tulisanku, maka aku ada.
Teruntuk sahabat yang jauh disana, yang sama denganku, jauh dari semua kehidupan yang nyaman, yang sama denganku, jauh dari sahabatnya. Untukmu yang sedang berjuang, aku (lagi-lagi) ingin mengingatkanmu tentang impian, apa kah dirimu sudah bosan dengan hal ini? biarlah, aku tetap akan membahasnya. :p
Kamu harus tau bahwa ratusan mimpi yang aku tulis itu karena aku tak ingin kalah darimu. Saat itu, aku melihat dirimu adalah orang yang penuh perncanaan, pertimbangan dan aku melihat dirimu memiliki visi, cita-cita, impian. dari itulah aku mulai coba mencari tujuanku, mulai coba menulis apa yang akan aku capai.
Sahabat, ketahuilah, aku, jika ada kesempatan itu untukku, akan kubawakan bunga terindah untukmu dihari kelulusanmu, insyaAllah. Maka itu, berjuanglah! Berjuanglah didatangi bidadari dihari wisudaanmu, hehe :p Kalau fans aku susah tu minta aku datang wisudaanya. Nah dirimu, asal lulus, didatangi bidadari!
Tak banyak celotehku hari ini, ohiya, aku berpesan, jika dirimu ingin bercerita,berceritalah pada kertas atau ms.word, siapa tau someday tulisan itu dibuku kan, aku jadi orang pertama yang beli bukumu! :) Tenang, Aku tetap akan mendengarkan ceritamu sahabat, tulislah, maka aku akan menanggapinya, melalui tulisanku juga.
-Semua perjuangan, rasa sakit yang mendera, rindu yang menyiksa dan jarak yang membuat jauh dari semua, jangan jadikan beban! Jadikan ini semua sebagai tebusan! Ya! Tebusan! Pastikan di hari esok, dirimu, dengan penuh haru, dalam keadaan terbaik, mengatakan "dulu saat kuliah, saya... " -
Jadikanlah kehadiranmu sebagai cahaya untuk orang-orang disekelilingmu, jadikanlah dirimu pribadi penuh kebermanfaatan, yang kehadirannya disenangi, ketidakhadirannya dirindukan
-DeniaDKS-


