Dimanakah Engkau?

March 01, 2014

Terbersit sejenak 
Saat bintang meredup, nyaris tenggelam 
Bukan karena rembulan atau pelangi senja 
Tapi karena awan pekat 
dan halilintar yang memekakkan 

Dimanakah engkau? 
Terlalu sibuk dengan lukamu dan hari usangmu 
 Jika kau terlahir sebagai perwira 

Dan memikul beban langit 
Sehingga harus menjaga bumi, air serta udara 
Mengapa harus berpaling dan menyalahkan mentari 
yang mengeringkan sungaimu 
Atau angin yang merontokkan daun-daunmu 
Atau ulat yang memakan bunga-bungamu 

 Sejatinya, 
Dunia tak akan menertawakanmu karena sakitmu 
Tetapi, melihat caramu mengobati mu 
Dan memperlakukan semesta 
Dengan kasih atau kebencian 
Maka itulah yang akan mengantarkanmu 
Pada akhir yang sesungguhnya

No comments:

Post a Comment

 

Den's Visitor

Most Reading