Ini adalah waktu yang aku sulit bagaimana menerjemahkannya. Aku melihat hal yang tak terlihat, merasakan hal yang tak berasa, mendengar hampa.
Pembaca, kalian akan dibuat bingung oleh kebingunganku. Kalian tak akan menemukan penemuan apapun. Tak ada mention disini, aku hanya ingin tuliskan apa kata yang terlintas beberapa mili-detik sebelum aku mengetiknya.
Aku sedang mencari jawaban untuk sebuah pertanyaan "merindukah ini?"
Aku hanya ingin menikmati setiap sakit yang rinduku buat, indah rasanya, ia menyiksaku yang tak pernah merasa tersiksa. Rindu selalu saja membingungkanku tanpa jawaban dari pertanyaan "bagaimana bisa?"
Apa kau mulai tak mengerti kemana tulisan ini bermuara?
Ya, itulah rinduku
Aku merasakann meski ia tak terlihat, bukan berarti ia tak ada
Dalam kehidupan ini memang banyak hal yang tak terlihat, bukan?
tahukah?
aku sampai kehabisan akal untuk menjelaskannya
bingung untuk menganalogikan kebingunganku
tak ada perumpamaan yang bisa mengumpamakan
tentang rindu
rindu ini ada
aku pemiliknya
tapi
tak ada tujuannya
apakah ada aliran sungai tak bermuara?
tidak ada?
maka bukan itu perumpamaan rinduku
apakah ada ruangan tak berudara didalamnya?
tidak ada?
bukan itu rinduku
Jika kalian tak mengerti semua penjelasan ini
Ya, itulah rinduku
Bila bulan bicara
Bulan sabit
yang jatuh dipelataran
bintang reedup tanpa cahaya gemintang
langkah tanpa arah, hilang dijalan yang terang
aku yang terlena dibuai pelukan dosa
Merindu yang tak merindu
Mengenang yang telah hilang
Mencinta yang tak lagi ada
dan
Menyesali semua kenangan indah
Janji mu tertunaikan
Dirimulah lelaki paling tepat janji
Ingatkan kau akan janji itu?
Janji untuk mengubah setiap jengkal bahagia
menjadi luka dan derai air mata?
Kemarilah, Sayang
Saksikanlah aku luka
Saksikanlah
Aku yang lemah ini
sedang mengingat mu
ataupun sedang mencoba lupakanmu
aku lemah dan menangis
yang jatuh dipelataran
bintang reedup tanpa cahaya gemintang
langkah tanpa arah, hilang dijalan yang terang
aku yang terlena dibuai pelukan dosa
Merindu yang tak merindu
Mengenang yang telah hilang
Mencinta yang tak lagi ada
dan
Menyesali semua kenangan indah
Janji mu tertunaikan
Dirimulah lelaki paling tepat janji
Ingatkan kau akan janji itu?
Janji untuk mengubah setiap jengkal bahagia
menjadi luka dan derai air mata?
Kemarilah, Sayang
Saksikanlah aku luka
Saksikanlah
Aku yang lemah ini
sedang mengingat mu
ataupun sedang mencoba lupakanmu
aku lemah dan menangis
Cantikku
March 28, 2015
Hei cantik
Matamu merah
Kantung matamu sembab
Dan.. Wajahmu pucat
Kenapa?
Ada apa denganmu, cantikku?
Kamu seperti sedang sedih
dirimu seperti sedang sakit
ataukah sedang ada masalah?
Hei,
Semangat apa ini?
Semangat apa yang kau tularkan padaku?
Aku merasa aku tak bisa berhenti
Aku tak bisa izinkan tubuh ku berdiam
Menatap dirimu dalam cerminku
Aku melihat sesuatu : KEMENANGAN
Yah! Kemenangan yang luarbiasa
aku melihat kemenangan yang berada ditengah danau
danau yang penuh kesulitan
aku sadar apa ini
aku sadar kenapa diriku tak izinkan diriku berhenti
Dan untuk semua mimpi
Aku percaya
Malaikat sudah sampaikan mimpiku pada Illahi
untuk kelak menjadi cerita inspirasi
Matamu merah
Kantung matamu sembab
Dan.. Wajahmu pucat
Kenapa?
Ada apa denganmu, cantikku?
Kamu seperti sedang sedih
dirimu seperti sedang sakit
ataukah sedang ada masalah?
Hei,
Semangat apa ini?
Semangat apa yang kau tularkan padaku?
Aku merasa aku tak bisa berhenti
Aku tak bisa izinkan tubuh ku berdiam
Menatap dirimu dalam cerminku
Aku melihat sesuatu : KEMENANGAN
Yah! Kemenangan yang luarbiasa
aku melihat kemenangan yang berada ditengah danau
danau yang penuh kesulitan
aku sadar apa ini
aku sadar kenapa diriku tak izinkan diriku berhenti
Dan untuk semua mimpi
Aku percaya
Malaikat sudah sampaikan mimpiku pada Illahi
untuk kelak menjadi cerita inspirasi
JANJI KU
January 30, 2015
malam ini,
izinkan aku tanpa lelah
memandangi wajahmu
tak ingin aku terlelap
walau sekejap
selamat malam , ibuku
selamat malam wajahmu yang lelah
wajah teduh yang sedang terlelap pulas
beristirahat dari kepenatan dunia
wajah yang kini penuh kerut karena
memikirkan banyak hal untuk anak-anak mu
wajah yang selalu kuingat dalam
renungan rindu padamu
apakah istirahat ini cukup untukmu?
apakah istirahat ini mampu hilangkan
lelah jerihmu?
apakah kau benar-benar terlelap?
atau hanya pejamkan mata sembari memikirkan
kami, anak-anakmu ?
ibu..
jauh ku cari ilmu
jauh darimu
semakin sedikit waktu yang kumiliki
untuk menjaga dan merawatmu
maafkan aku, maafkan anak-anakmu
ibu..
sakit sekali yang aku rasa
saat akan mengakhiri liburanku
mulai mengemasi barang, membawa tas besar,
dan melihatmu menangis (lagi)
ibu..
kali ini kumohon
lekaslah sembuh, kita akan kesana
ke masjid nabawi, foto di ka’bah, dan
tentu, aku akan menjagamu
kita berfoto dengan tongkat foto ku..
kita .. aku berjanji , ibu
Kebahagiaan seperti apalagi yang harus kuminta? Aku telah memiliki semua yang bahkan belum pernah aku membayangkannya.
_DKS_
Terimakasih, Capuccino
January 23, 2015
![]() |
| Ilustrasi Aku dan Ayah |
Minuman yang sejak pulang kampung aku jadi sangat menyukaimu
Kembali malam ini kamu temani indah malamku
Bersama sahut-sahutan suara kodok di kolam belakang rumah
Dingin tak hinggap dikulitku,
Tapi dihati
Tung tung tung tung
Begitu kira-kira suara kodok jika dituliskan
Nyanyian alam nan indah
Membawaku kembali pada satu waktu yang hangat dimasalalu
Pada suatu senja disebuah rumah nan sederhana, beriring gerimis dan matilampu
"Ayah, itu suara apa?" Tanya aku kecil pada Ayah yang sedang meminum kopi susu, minuman kesukaan beliau kala itu..
"Oh, itu suara kodok, emang sebelumnya belum pernah dengar ya?" Jawab ayah pada aku kecil, lanjutkan minumnya, kemudian letakkan gelas itu ke meja
"Belum Yah, suara kodok kok serem gitu ya?"
"Sayang.. Ayo ikut Ayah" jawab ayah sambil genggam lembut tanganku (ah, genggaman ini masih kuingat hangatnya)
Disanalah kami..
Ditepi kolam ikan, dibawah langit jingga, sedikit gerimis dan pisang goreng ditanganku, kami duduk, aku dan ayah..
"Sayang.. Pernah cobain rasa angin?"
Aku menggeleng
"Pernah nyicip rasa ujan
Aku menggeleng
Sebenarnya aku menggeleng karena merasa ayah sedang membawaku ke suasana yang kikuk, kaku menurutku, dan Ayah mengerti itu
"Coba merem.." Kata ayah (merem = mejem = pejam mata)
"Nafas yang panjaaang.. Dengar suara kodoknya.. Dengar suara tetesan airnya.. Dengar hembusan lembut angin .. Dan tersenyumlah.. Ayo senyum, gadis cantik ayah harus terus tersenyum, suara kodok yang serem, atau matilampu yang menakutkan, semua itu jadi terasa buruk karena kamu ga menikmatinya.. Cobalah untuk selalu tenang, istighfar, bersyukur, maka apapun yang sedang terjadi, itu menjadi indah.. Ingat, Laa Tahzan innallaha ma'anaa"
Kenangan itu, membuatku tersenyum sedih.. Pak Wahidin adalah lelaki terhebat, tauladan nomor dua setelah Rasulullaah S.A.W..
Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa'aafihi, wa'fuanhu..
Ayah .. semoga kita bertemu di syurga-Nya
Aamiin
Kini
January 14, 2015
Seperti apa aku harus berdoa
Ketika marah telah sampai di puncak kepala
Bingung melanda
Gusar
Sedih
Terluka
Pada apa aku harus mengusap tetesan mutiara
Pada apa aku akan meminta perhatian
Pada apa aku bisa bercerita dan berkeluh kesah
Pada siapakah lagi aku bisa merajuk manja
Angin tak datang
Cahaya telah hilang
Lalu siapa lagi?
Apalagi yang akan temani?
Hanya caci!
Maki!
Sepi!
Mereka yang sejatinya menjadi musuh
Kini adalah sahabat setia
Ketika marah telah sampai di puncak kepala
Bingung melanda
Gusar
Sedih
Terluka
Pada apa aku harus mengusap tetesan mutiara
Pada apa aku akan meminta perhatian
Pada apa aku bisa bercerita dan berkeluh kesah
Pada siapakah lagi aku bisa merajuk manja
Angin tak datang
Cahaya telah hilang
Lalu siapa lagi?
Apalagi yang akan temani?
Hanya caci!
Maki!
Sepi!
Mereka yang sejatinya menjadi musuh
Kini adalah sahabat setia
Untuk Sebuah Hati
January 12, 2015
Lampung, 9 Januari 2015
00:30
Beliau tak meminta, tapi sudah kubaca semua cerita yang beliau tulis. Pemikiran luar biasa, sama seperti prasangkaku tentangnya.
Tahukah?
Aku selalu berdoa beliau akan dengar seluruh ceritaku kelak tentang doa, pengharapan dan perjuangan, mungkin hal kecil baginya, tapi ini terbaik yang ku mampu.
Cerita penuh haru, ditempat yang kami tak pernah tahu
Ya Allah, aku percaya
Aku pasrahkan seluruh hati
Tanpa tapi, tanpa kecuali
Semoga
00:30
Beliau tak meminta, tapi sudah kubaca semua cerita yang beliau tulis. Pemikiran luar biasa, sama seperti prasangkaku tentangnya.
Tahukah?
Aku selalu berdoa beliau akan dengar seluruh ceritaku kelak tentang doa, pengharapan dan perjuangan, mungkin hal kecil baginya, tapi ini terbaik yang ku mampu.
Cerita penuh haru, ditempat yang kami tak pernah tahu
Aku pasrahkan seluruh hati
Tanpa tapi, tanpa kecuali
Semoga
Bangkit dan Berjuanglah !
Nasihat untuk siapapun yang mau teriakkan bangkit pada dirinya..
Bicara tentang manusia super.. Maka kita kan bicara tentang seseorang yang mampu menaklukan dirinya sendiri..
Menaklukkan rasa malas.. Menaklukan jiwa yang terlalu mudah menyerah terhadap rasa lelah.. Menaklukkan sikap pasrah.. Padahal ia belum menggapai apa yang semestinya ia capai..
Kulihat dan aku pun berfikir tentang mereka..
Professor ada bukanlah lantaran hanya karena mereka cerdas... Para penemu pun lahir bukanlah karena mereka jenius...
Sejatinya mereka ada lantaran karena kesungguhan...
Ia bukanlah tentang bakat ataupun talenta..
Ia bukanlah tentang suatu hal yang sudah ada begitu saja..
Bukan sesuatu yang langsung ada sejak dilahirkan..
Melainkan ia tentang kebiasaan yang kau ciptakan..
Ia dibentuk dari pemikiran...
Pemikiran yang pengaruhi apa yang kau ucapkan..
Ucapan pengaruhi apa yang akan kau lakukan..
Apa yang kau lakukan lama-lama menjadi kebiasaan..
Habit itu dibentuk...
Memang tidaklah mudah, namun sungguh bisa jadi seperti apapun yang kau mau..
Dengan kesungguhan yang ada di dadamu..
Percayalah padaku...
Kau bisa jauh lebih hebat dari mereka..
Menjadi sesuatu yang tak pernah mereka duga.. Sesuatu hal yang benar-benar luar biasa..
Kenapa?
Karena Allah telah sebutkan dalam firman-Nya
"Sesunguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah kebiasaan mereka sendiri" (Q.S Ar Ra'd : 11)
Ku percaya padamu..
Kamu pasti bisa..
Apalagi saat kau benar-benar menginginkannya...
SemangatPerubahan!
SelaluMenjadiLebihBaik!
Allahuakbar
Ditulis oleh
Taufik Ramadhani
Singkarak, 28 Desember 2014 (22:05)
Bicara tentang manusia super.. Maka kita kan bicara tentang seseorang yang mampu menaklukan dirinya sendiri..
Menaklukkan rasa malas.. Menaklukan jiwa yang terlalu mudah menyerah terhadap rasa lelah.. Menaklukkan sikap pasrah.. Padahal ia belum menggapai apa yang semestinya ia capai..
Kulihat dan aku pun berfikir tentang mereka..
Professor ada bukanlah lantaran hanya karena mereka cerdas... Para penemu pun lahir bukanlah karena mereka jenius...
Sejatinya mereka ada lantaran karena kesungguhan...
Ia bukanlah tentang bakat ataupun talenta..
Ia bukanlah tentang suatu hal yang sudah ada begitu saja..
Bukan sesuatu yang langsung ada sejak dilahirkan..
Melainkan ia tentang kebiasaan yang kau ciptakan..
Ia dibentuk dari pemikiran...
Pemikiran yang pengaruhi apa yang kau ucapkan..
Ucapan pengaruhi apa yang akan kau lakukan..
Apa yang kau lakukan lama-lama menjadi kebiasaan..
Habit itu dibentuk...
Memang tidaklah mudah, namun sungguh bisa jadi seperti apapun yang kau mau..
Dengan kesungguhan yang ada di dadamu..
Percayalah padaku...
Kau bisa jauh lebih hebat dari mereka..
Menjadi sesuatu yang tak pernah mereka duga.. Sesuatu hal yang benar-benar luar biasa..
Kenapa?
Karena Allah telah sebutkan dalam firman-Nya
"Sesunguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah kebiasaan mereka sendiri" (Q.S Ar Ra'd : 11)
Ku percaya padamu..
Kamu pasti bisa..
Apalagi saat kau benar-benar menginginkannya...
SemangatPerubahan!
SelaluMenjadiLebihBaik!
Allahuakbar
Ditulis oleh
Taufik Ramadhani
Singkarak, 28 Desember 2014 (22:05)
Labels:
Ini Hidup,
Pergerakan Mahasiswa
Hati-hati, hati
December 22, 2014
Apalah mata ini
Melihat yang indah, terlena
Apalah telinga ini,
Mendengar yang merdu, terlena
Apalah kulit ini,
Merasa yang nyaman, terlena
Apalah lidah ini
Mengecap yang enak, terlena
Apalah semuanya
Mudah sekali terlena
Tapi aneh!
Ada yang lebih mudah terlena
Terlena nya menghancurkan
Bisa melukai banyak hal, banyak orang
Namun begitu, ia bisa menjadi obat terampuh
Segala luka
Tahukah kamu?
Impianmu itu,
Membuatku merasa luka
Luka dan terobati dalam waktu yang sama
Merindukan rindu yang tak merindukan
Bukan,
Mungkin hanya belum tepat
Percayalah
Akan ada yang baik untuk yang baik
Untuk saat ini
Hati-hati, hati
:-)
Melihat yang indah, terlena
Apalah telinga ini,
Mendengar yang merdu, terlena
Apalah kulit ini,
Merasa yang nyaman, terlena
Apalah lidah ini
Mengecap yang enak, terlena
Apalah semuanya
Mudah sekali terlena
Tapi aneh!
Ada yang lebih mudah terlena
Terlena nya menghancurkan
Bisa melukai banyak hal, banyak orang
Namun begitu, ia bisa menjadi obat terampuh
Segala luka
Tahukah kamu?
Impianmu itu,
Membuatku merasa luka
Luka dan terobati dalam waktu yang sama
Merindukan rindu yang tak merindukan
Bukan,
Mungkin hanya belum tepat
Percayalah
Akan ada yang baik untuk yang baik
Untuk saat ini
Hati-hati, hati
:-)
terkuat dan terlemah
Indahnya pengharapan
Saat tak ada lagi yang bisa dilakukan
Usaha terakhir adalah pengharapan
Dalam wujud doa
Terlihat terlemah
Namun kenyataannya, ia yang terkuat
Terindah
Dan paling ajaib
...
Tak berwujud
Namun kekuatannya lebih dari apapun
...
Itu mengapa ia disebut senjata
Senjata terkuat
Mukminin
Saat tak ada lagi yang bisa dilakukan
Usaha terakhir adalah pengharapan
Dalam wujud doa
Terlihat terlemah
Namun kenyataannya, ia yang terkuat
Terindah
Dan paling ajaib
...
Tak berwujud
Namun kekuatannya lebih dari apapun
...
Itu mengapa ia disebut senjata
Senjata terkuat
Mukminin
Ajari aku
Hai, bintang!
Yang tetap bersinar meski tertutup awan
Meski bumi tak melihat terangmu
Meski matahari tak berbagi cahayanya
Bintang tetaplah terang
Tak menyombong
Ia besar
Meski dunia melihatnya kecil
Meski dunia tak menganggap nya
Meski sinarnya tak terasa terang dibumi
Ajarkan aku seperti engkau
Bintang
Yang tetap bersinar meski tertutup awan
Meski bumi tak melihat terangmu
Meski matahari tak berbagi cahayanya
Bintang tetaplah terang
Tak menyombong
Ia besar
Meski dunia melihatnya kecil
Meski dunia tak menganggap nya
Meski sinarnya tak terasa terang dibumi
Ajarkan aku seperti engkau
Bintang
Puzzle
December 19, 2014
"Ilmu adalah kepingan puzzle, yang sekalipun kita memiliki kepingan yang lengkap, kita tetap perlu usaha dan strategi untuk menyusunnya menjadi susunan puzzle yang tepat"
Terimakasih untuk kalian yang selalu menjadi inspirasi tanpa henti. Menjadi cahaya terang benderang dikegelapan. Menjadi sahabat sejati dalam kesepian. Dan semuanya itu dilakukan dengan penuh keikhlasan. Maka apalah lagi yang harus aku minta pada Allah? Apalah lagi kesedihan yang kusesalkan? Adakah yang lebih baik daripada bersyukur, berterimkasih atas anugerah-Nya kenalkan aku pada kalian?
Terimakasih sahabat,
Kenalkan aku pada mimpi
Bangunkan aku dari tidur
Dan tuntun aku meraih impian!
Terimakasih Sahabat,
Kenalkan aku pada lemah
Hingga aku menjadi orang yang lebih kuat
Terimakasih sahabat,
Kenalkan aku pada marah
Hingga aku menjadi orang yang lebih sabar
Dan terimakasih
kenalkan aku pada jatuh
Hingga aku menjadi orang yang mampu bangkit
Terus bangkit
Tanpa lelah
Tanpa lemah
Tanpa amarah
Terimakasih
Sahabat itu adalah engkau
Labels:
Cinta,
ISMKMI,
Pergerakan Mahasiswa
Hello Mr.Wonderer !
December 18, 2014
Sebelum aku cerita panjang tentang Mr.Wonderer, aku mohon maaf atas sikap kekanakan dan kurang sopan dari temen-temen aku, terlepas dari aku gak tau Mr. Baca atau gak tulisan ini. Semoga sikap gak enak itu bukan bagian buruk Mr.
Terimakasih banyak Mr. Wonder untuk awesomestory nya tentang kerennya perjalanan backpacker, yang menurut Mr. lebih tepat disebut Wonderer
Mr tau? Itu pertama aku dengar sebutan unik itu, dan sejak itu "semangat backpack" meletup-letup lagi.
Sejak awal aku tertarik dengan penampilan Mr. . aku bisa tebak ada kesamaan hobi.
21:34
17/12/14
Obrolan pembuka yang aku pikir gak akan pernah ada ada dari Mr. . Memperkenalkan diri sebagai backpacker asal makassar yang sedang dalam misi trip sumatera, membuat ngantu seketika hilang (dengan tetep cool pastinya :p )
Cerita tentang trip satu tahun di pulau jawa, istirahat di hammock, terus tentang hosting (jujur, setelah Mr. cerita tentang hosting itu, aku langsung browsing, penasaran. Pernah dengar itu sebelumnya, tapi belum pernah tau apa artinya, hihi) lalu cerita tentang sosial media di awal peradaban internet di Indonesia, ada friendster, MIRC etc.
Terimakasih banyak Mr.Wonderer untuk cerita luar biasa inspiratif nya, terlalu banyak untuk aku post disini. Sekalian aku mohon izin jadikan Mr. tokoh di cerita yang akan aku tulis. Semoga diizinkan yaa.. Makasih :)
Really glad to know you, Mr.Wonderer
Have a great adventures!
"Saya adalah anak bangsa yang hanya ingin lebih mengenal Indonesia lebih banyak, izinkan saya menumpang, Pak"
Ini mantra nya kalau mau nebeng heli TNI untuk kepulau rondo, pulau paling ujung utara di Indonesia
-Rama-
Labels:
Backpacker,
Ini Hidup
Ini tentang kamu, iya kamu, ;-)
December 01, 2014
Kamu yang aku sebut namanya, terimakasih ya untuk kebaikan kamu, ketulusan kamu, keikhlasan kamu selalu ada disamping Aku, kebaikan hati kamu untuk selalu temenin Aku, meskipun aku ini suka nyebelin (iya yang ini aku sadar sendiri kok) hehe. Untuk kamu, Aku terima kasih banget untuk semuanya, entah apa yang harus aku lakukan untuk balas semua kebaikan kalian, Aku cuma bisanya doa, semoga Allah selalu memberikan kebaikan yang jauh lebih banyak dari semua kebaikan yang udah kamu lakukan, bukan hanya ke Aku, tapi kebaikan kamu ke semua orang.
Ini untuk kamu yang bikin aku senyum-senyum malu kalo Aku inget hal bodoh yang aku lakukan saat aku lepas kontrol, hehe, Kamu bisa aja bikin aku ketawa dengan topik apapun, aku terimakasih banget
Untuk kamu yang selalu ada, meskipun ada nya ya ngejek aku, nge bully aku, but i love them, I love anything you did to me, aku terima kasih banget
Gak akan aku bisa tulis semua kebaikan kamu, gak akan sanggup aku ketik trilyunan terima kasih untuk wakilkan betapa aku terimakasih pada dirimu, terima kasih se banyak-banyaknya.
Aku hanya rindu ...
Bukan uang,
bukan emas yang aku mau,
bukan juga perhiasan atau fasilitas apapun.
Bukan itu.
Aku mau perhatian,
perhatian sederhana tak terlupakan..
Aku tak bermaksud egois
...
...aku hanya rindu
Senja ini masih rindumu
Senja ini...
Masih terisi cerita tentangmu
Meski panas membakar embun didedaunan
Memori indah denganmu tak luruh digilas zaman
dan..
Imajinasiku tak juga berpaling darimu
Inspirasi pada setiap puisi yang teruntai
Bagai pucuk cemara diterpa sinar rembulan
Selalu mampu menciptakan lukisan indah bayangan
ah..
Rupanya rindu ini
Masih tetap untukmu
Kekasihku..
Masih terisi cerita tentangmu
Meski panas membakar embun didedaunan
Memori indah denganmu tak luruh digilas zaman
dan..
Imajinasiku tak juga berpaling darimu
Inspirasi pada setiap puisi yang teruntai
Bagai pucuk cemara diterpa sinar rembulan
Selalu mampu menciptakan lukisan indah bayangan
ah..
Rupanya rindu ini
Masih tetap untukmu
Kekasihku..
Tak terungkap
November 25, 2014
Melambung tinggi
sakit yang dupadu oleh kesenangan
Menggorekan satu coretan dalam hati
Spiral, dinamis, mengkerut, menciut
Tak dapat dibayangkan bentuknya
Yang kutahu ini terasa sakit
juga terasa menyenangkan
Ketenangan menghampiri tatkala melihatmu
Merengkuh tubuh, menyengat hati
merajut perasaan menjadi keindahan
yang tak nampak dibenak
namun teryakini dalam hati
Kesenangan kesakitan, keinginan, kegundahan
semua bercampur aduk menjadi satu rasa
Meski kutahu aku tak yakin akan perasaan ini,
namun apadayaku tak banyak yang dapat kuperbuat
Menatap melirik mencuri pandangan
Ya.. hanya sebatas itu..
Tak berani? Bukan
Sadarku yang membuat begini
Ketidakpercayaan penyebabnya
Andai aku lebih percaya diri
Kan kugapai bintang yang paling terang dimataku
Kan ku tarik benang dan kujaring bintang
serta kusatukan dengan hatiku
Lalu kuterbangkan kembali ke langit
agar tetap bersinar dilangit malam
Berjalan bebas
tanpa menghiraukan rasi bersajak
Jauh keujung horizon
benderang bersama hingga sinarnya telah habis masa
Andai aku dapat mengatakan ...
... aku mencintaimu
written by fharashi
sakit yang dupadu oleh kesenangan
Menggorekan satu coretan dalam hati
Spiral, dinamis, mengkerut, menciut
Tak dapat dibayangkan bentuknya
Yang kutahu ini terasa sakit
juga terasa menyenangkan
Ketenangan menghampiri tatkala melihatmu
Merengkuh tubuh, menyengat hati
merajut perasaan menjadi keindahan
yang tak nampak dibenak
namun teryakini dalam hati
Kesenangan kesakitan, keinginan, kegundahan
semua bercampur aduk menjadi satu rasa
Meski kutahu aku tak yakin akan perasaan ini,
namun apadayaku tak banyak yang dapat kuperbuat
Menatap melirik mencuri pandangan
Ya.. hanya sebatas itu..
Tak berani? Bukan
Sadarku yang membuat begini
Ketidakpercayaan penyebabnya
Andai aku lebih percaya diri
Kan kugapai bintang yang paling terang dimataku
Kan ku tarik benang dan kujaring bintang
serta kusatukan dengan hatiku
Lalu kuterbangkan kembali ke langit
agar tetap bersinar dilangit malam
Berjalan bebas
tanpa menghiraukan rasi bersajak
Jauh keujung horizon
benderang bersama hingga sinarnya telah habis masa
Andai aku dapat mengatakan ...
... aku mencintaimu
written by fharashi
.... Maafkan
November 23, 2014
Sendiri sunyi
Keterbatasan diri menyapu bersih keinginan hati yang ramai
menengadah mencari-cari
kesenangan ketenangan dalam keramaian
bukan kegaduhan dalam kesunyian,
kesendirian tanpa ujung
memudarkan diri dalam keramaian
Perjuangan sudah dilakukan,
namun keanehan diri menjadi penyebabnya,
direndahkan, dikucilkan, dipermalukan
menjadi penonggak diri dalam ketertinggalan,
menjauh dari keramaian publik dan menjadi
kesendirian dalam diam
meski keramaian menghampiri
hanya diam yang mampu bicara, tak dihiraukan
Bahagia hanya didalam angan-angan
bahagia adalah harta terbesar
namun apadaya hanya kekurangan yang ada
dalam dekap diri dinginpun tak terasa
karena sudah menjadi makanan sehari-hari
Semakin diam dia maka semakin sendirilah dirinya
Teriak
hal yang sangat diinginkan,
namun tetap saja tak bisa
Doa-lah jalan satu-satunya
sebagai penenang hati
Maaf Aku telah mengganggu kehidupanmu...
Written by fharashi
Keterbatasan diri menyapu bersih keinginan hati yang ramai
menengadah mencari-cari
kesenangan ketenangan dalam keramaian
bukan kegaduhan dalam kesunyian,
kesendirian tanpa ujung
memudarkan diri dalam keramaian
Perjuangan sudah dilakukan,
namun keanehan diri menjadi penyebabnya,
direndahkan, dikucilkan, dipermalukan
menjadi penonggak diri dalam ketertinggalan,
menjauh dari keramaian publik dan menjadi
kesendirian dalam diam
meski keramaian menghampiri
hanya diam yang mampu bicara, tak dihiraukan
Bahagia hanya didalam angan-angan
bahagia adalah harta terbesar
namun apadaya hanya kekurangan yang ada
dalam dekap diri dinginpun tak terasa
karena sudah menjadi makanan sehari-hari
Semakin diam dia maka semakin sendirilah dirinya
Teriak
hal yang sangat diinginkan,
namun tetap saja tak bisa
Doa-lah jalan satu-satunya
sebagai penenang hati
Maaf Aku telah mengganggu kehidupanmu...
Written by fharashi
Romantika, Masalah dan Tiga
November 14, 2014
Judul apa ini?
aku baru ssaja menemukannya dua detik sebelum mengetiknya dan menjadikannya sebagai judul
entah apa yang akan kutulis disini
aku hanya ingin bercerita, ya, sedikit bercerita
tentang Aku, romantisme dan masalah
Adalah Aku yang sangat menintai Cinta, sangat menghargai cinta dan bersungguh-sungguh melakukan apapun untuk cinta
adalah Aku yang menginginkan cinta yang penuh keromantisan
berada dipinggir pantai dengan langit nya yang jingga
menghirup wanginya mawar dengan warna menggoda
menatap orang yang dikasihi penuh ketulusan
dan merasakan ketenangan menjadi yang utama dan satu-satunya
Bukankah itu sangat romantis?
Kita tau..
ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri sakitnya
satu hal yang sulit disembuhkan lukanya
satu hal yang sangat mengerikan membayangkannya
satu hal itu aku pernah mengalami
ia adalah : tiga
Ya, satu itu adalah tiga
menghancurkan semua imajinasi romantis ala Fatimah Azzahra dengan Ali
menghancurkan harapan romantis Cinderella dengan Pangeran
Karena tiga yang satu itu, hancur sejuta!
Karena tiga, hampa!
Harapan romantika cinta telah diambil tiga
Kini
Hanya Aku, Romantika dan Masalah
Tanpa kamu, tanpa tiga
aku baru ssaja menemukannya dua detik sebelum mengetiknya dan menjadikannya sebagai judul
entah apa yang akan kutulis disini
aku hanya ingin bercerita, ya, sedikit bercerita
tentang Aku, romantisme dan masalah
Adalah Aku yang sangat menintai Cinta, sangat menghargai cinta dan bersungguh-sungguh melakukan apapun untuk cinta
adalah Aku yang menginginkan cinta yang penuh keromantisan
berada dipinggir pantai dengan langit nya yang jingga
menghirup wanginya mawar dengan warna menggoda
menatap orang yang dikasihi penuh ketulusan
dan merasakan ketenangan menjadi yang utama dan satu-satunya
Bukankah itu sangat romantis?
Kita tau..
ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri sakitnya
satu hal yang sulit disembuhkan lukanya
satu hal yang sangat mengerikan membayangkannya
satu hal itu aku pernah mengalami
ia adalah : tiga
Ya, satu itu adalah tiga
menghancurkan semua imajinasi romantis ala Fatimah Azzahra dengan Ali
menghancurkan harapan romantis Cinderella dengan Pangeran
Karena tiga yang satu itu, hancur sejuta!
Karena tiga, hampa!
Harapan romantika cinta telah diambil tiga
Kini
Hanya Aku, Romantika dan Masalah
Tanpa kamu, tanpa tiga
Untukmu..
November 13, 2014
“udah makan ? lagi apa sekarang?”
Pertanyaan pembuka yang sederhana namun selalu behasil membuat sepenuh hati bergetar mendengarnya. Aku tau pertanyaan ini bukan pertanyaan utama, bukan ini yang ingin ditanyakan sesungguhnya. Dan aku tau, engkau tak mampu mengungkapkan apa yang engkau rasakan, kita tidak terbiasa ekspresifkan ungkapan perasaan dengan mengatakan "aku rindu" atau "aku sayang kamu". Hal yang mainstream untuk mereka, adalah hal yang antimainstream untuk kita. Mungkin malu, atau geli mendengar dan mengucapkan kalimat itu.
Kita begitu romantis. Romantis yang suilt dijelaskan. Bahkan lebih romantis dari apapun yang terucap itu. Perhatian diam-diam, cinta diam-diam, doa diam-diam, dan semuanya yang diam-diam itu membuat sayangku semakin besar, seperti pohon menggunakan pupuk paling unggul didunia.
Engkau tahu? aku sangat sulit menjelaskan tentang kita karena begitu dalamnya sayang ini tertanam
Engkau tahu? aku mengerang kesakitan setiap waktu disiksa oleh jarak yang memisahkan
Engkau tahu? aku meringkuk ketakutan, aku sangat takut waktu merenggut engkau dariku, ataupun sebaliknya
Engkau tahu? airmataku sering mengalir begitu saja hanya dengan mengingat engkau sedang menangis berdoa untukku
dan tahukah, aku berharap kita akan pergi berdua saja, ketempat terindah yang engkau impikan, ya, berdua saja, hanya engkau dan aku
Ibu..
Tangis sakit ini
semoga dapat menguatkan langkah gadis kecilmu ini
tangis sakit ini
semoga menjadi penghilang dahaga akan harapan-harapan yang tergantung dilangit
dan setiap tetes tangisku
akan kusulap menjadi tetes tangis bahagiamu
Subscribe to:
Posts (Atom)




